sbdp

Bahan Ajar SBdP Kelas 4 โ€“ Kurikulum Merdeka

Mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) di kelas 4 SD dalam Kurikulum Merdeka dirancang untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan, dan apresiasi siswa terhadap seni melalui pengalaman langsung (pembelajaran berbasis proyek) . Materi mencakup empat aspek utama: seni rupa, seni musik, seni tari, dan prakarya .


๐ŸŽจ A. Aspek Seni Rupa

Materi seni rupa mencakup pengetahuan, keterampilan, dan nilai dalam menghasilkan karya seni visual .

1. Mengenal Seni Rupa Terapan

Karya seni rupa terapan adalah karya seni yang memiliki fungsi praktis dalam kehidupan sehari-hari, selain nilai estetikanya . Contoh: batik, anyaman, gerabah, ukiran kayu, dan motif hias pada benda-benda rumah tangga. Siswa diajak untuk mengapresiasi serta mengenali karya seni rupa terapan dari berbagai daerah .

2. Menggambar Ilustrasi

Siswa belajar mengekspresikan diri melalui gambar ilustrasi, misalnya menggambar suasana di sekolah, di rumah, atau pemandangan alam. Karya yang dihasilkan kemudian dipamerkan di depan kelas untuk saling mengapresiasi .

3. Mengenal Seni Rupa Murni

Berbeda dengan seni terapan, seni rupa murni dibuat semata-mata untuk nilai estetika/keindahan, tanpa fungsi praktis . Contoh: lukisan, patung, relief. Siswa diajak mengenal karya seni rupa murni dari berbagai daerah .

4. Berkarya Relief

Relief adalah karya seni tiga dimensi yang menonjol pada permukaan datar . Siswa belajar membuat relief sederhana dari bahan plastis seperti tanah liat atau plastisin, kemudian memamerkan hasil karyanya .

5. Berkarya Kerajinan Batik dan Benda Konstruksi

Siswa belajar menciptakan motif hias pada batik (misalnya dengan teknik celup atau lukis sederhana), serta mengenal dan membuat benda konstruksi sederhana (misalnya dari stik es krim atau kardus bekas) .


๐ŸŽต B. Aspek Seni Musik

Materi seni musik mencakup olah vokal, memainkan alat musik, dan apresiasi musik .

1. Mengenal Ragam Lagu dan Alat Musik Ritmis

Siswa diajak mengenal berbagai karya musik dan alat musik ritmis, yaitu alat musik yang berfungsi sebagai pengatur irama/tempo, bukan pembawa melodi . Contoh: kendang, tamborin, triangle, marakas, drum.

2. Bermain Alat Musik Ritmis

Siswa berlatih memainkan alat musik ritmis secara individu maupun kelompok, kemudian mempertunjukkan permainannya di depan kelas . Tujuannya adalah melatih koordinasi gerak, rasa irama, dan kerja sama.

3. Mengenal Dinamika dan Alat Musik Melodis

Siswa belajar tentang dinamika (keras lembutnya bunyi dalam musik), serta mengenal alat musik melodis . Alat musik melodis adalah alat musik yang dapat membawakan melodi/lagu, contoh: pianika, recorder, angklung, gitar .

4. Bermain Alat Musik Melodis dan Bernyanyi

Siswa berlatih memainkan alat musik melodis sederhana, serta menyanyikan lagu daerah dan lagu wajib nasional dengan iringan musik . Kegiatan ini mengembangkan keterampilan vokal, apresiasi lagu daerah, dan rasa cinta tanah air.


๐Ÿ’ƒ C. Aspek Seni Tari

Materi seni tari mencakup keterampilan gerak tubuh berdasarkan rangsangan bunyi, serta apresiasi terhadap tari .

1. Mengenal Unsur Tari Nusantara

Siswa diajak mengenal jenis-jenis unsur tari nusantara, seperti gerak (kepala, tangan, kaki), iringan, properti, dan tata busana. Siswa juga belajar mengapresiasi keunikan tari dari berbagai daerah di Indonesia .

2. Memperagakan Tari Nusantara

Siswa mempersiapkan dan memperagakan tarian daerah (tari Nusantara) dengan iringan musik . Mereka belajar gerakan dasar tari dari daerah asal atau daerah lain, serta bagaimana menampilkannya di depan kelas.

3. Mengapresiasi Karya Seni Tari

Siswa belajar menilai dan mengapresiasi keunikan tari dari daerah lain, misalnya dengan mengamati tarian dari video atau pertunjukan langsung, lalu menceritakan kesan dan unsur-unsur yang menarik .

4. Memeragakan Tari Nusantara Daerah Lain

Siswa tidak hanya menari dari daerah sendiri, tetapi juga mempelajari dan memeragakan tari dari daerah lain, lengkap dengan iringan musik yang sesuai .


๐Ÿ› ๏ธ D. Aspek Prakarya

Aspek prakarya membahas kecakapan hidup melalui kegiatan membuat kerajinan tangan .

1. Mengenal Karya Kerajinan Nusantara

Siswa diajak mengenal jenis-jenis kerajinan dari berbagai daerah di Indonesia, seperti anyaman, batik, gerabah, ukiran, dan kerajinan dari bahan alam . Mereka belajar mengapresiasi keindahan dan keunikan setiap karya.

2. Berkarya Kerajinan Batik dan Benda Konstruksi

Siswa secara langsung mencoba membuat motif batik sederhana, serta membuat benda konstruksi (misalnya miniatur rumah, jembatan) dari bahan bekas .

3. Mengenal Karya Kerajinan Daerah Lain dan Berkarya

Siswa belajar lebih luas tentang kerajinan dari berbagai daerah, kemudian mencoba membuat benda kerajinan dan model benda konstruksi secara mandiri .


๐Ÿ“ E. Rangkuman dan Pendekatan Pembelajaran

AspekPokok Materi
Seni RupaSeni rupa terapan, menggambar ilustrasi, seni rupa murni, relief, batik, benda konstruksi
Seni MusikAlat musik ritmis dan melodis, dinamika, bernyanyi lagu daerah/wajib
Seni TariUnsur tari Nusantara, peragaan tari daerah, apresiasi tari
PrakaryaKerajinan Nusantara, batik, benda konstruksi dari bahan bekas

Pendekatan Pembelajaran: Pembelajaran SBdP kelas 4 dilakukan secara aktif dan berbasis proyek (project-based learning) . Siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung membuat karya. Guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing dan memberikan umpan balik positif . Penilaian mencakup proses dan hasil karya siswa, baik melalui asesmen formatif (selama pembelajaran) maupun sumatif (akhir bab/semester) .


Ada aspek tertentu dari SBdP kelas 4 yang ingin kamu pelajari lebih dalam, misalnya cara membuat relief, contoh alat musik ritmis, atau gerakan tari Nusantara? ๐Ÿ˜Š

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *