PPKN

 Daftar Unit dan Ringkasan Materi

Unit 1: Pancasila sebagai Nilai Kehidupan

Unit ini menjadi fondasi untuk memahami nilai-nilai dasar bangsa .

Materi yang dipelajari:

  • Makna dan nilai-nilai Pancasila: memahami arti dan kandungan nilai dari setiap sila, serta proses perumusannya sebagai dasar negara .
  • Simbol-simbol Pancasila: mengenali lambang dari setiap sila (Bintang, Rantai, Pohon Beringin, Kepala Banteng, Padi dan Kapas) dan maknanya .
  • Penerapan dalam kehidupan: menceritakan contoh sikap dan perilaku sehari-hari di rumah, sekolah, dan masyarakat yang mencerminkan sila-sila Pancasila .

Unit 2: Konstitusi dan Norma di Masyarakat

Unit ini menanamkan kesadaran tentang pentingnya aturan dalam kehidupan .

Materi yang dipelajari:

  • Aturan di rumah dan sekolah: siswa belajar membedakan serta memahami contoh-contoh aturan di kedua lingkungan ini, serta alasan mengapa aturan itu penting .
  • Hak dan kewajiban: siswa dikenalkan pada hak yang diperoleh dan kewajiban yang harus dijalankan sebagai anak di rumah dan siswa di sekolah .
  • Musyawarah: belajar tata cara menyampaikan pendapat secara sistematis dan mengambil keputusan bersama di lingkungan sekitar .

Unit 3: Membangun Jati Diri dalam Kebhinekaan

Di sini, siswa mulai belajar tentang keberagaman sebagai sebuah kekayaan .

Materi yang dipelajari:

  • Identitas diri dan lingkungan: mengenali identitas fisik (warna kulit, rambut) dan non-fisik (minat, perilaku) diri sendiri, keluarga, dan teman .
  • Keberagaman budaya: mengenal keragaman suku bangsa dan sosial budaya di lingkungan sekitar .
  • Menghargai perbedaan: menumbuhkan sikap saling menghargai, tidak membeda-bedakan orang lain, serta sikap mencintai sesama manusia dan lingkungannya .

Unit 4: Negaraku Indonesia

Unit ini memperluas wawasan siswa tentang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) .

Materi yang dipelajari:

  • Makna NKRI: memahami arti penting keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengapa persatuan sangat penting bagi bangsa .
  • Semboyan Bhinneka Tunggal Ika: memahami arti “Berbeda-beda tetapi tetap satu” sebagai perekat bangsa .
  • Sikap menjaga persatuan: mengidentifikasi contoh perilaku yang dapat menjaga keutuhan NKRI di berbagai lingkungan (keluarga, sekolah, masyarakat, dan berbangsa), serta faktor-faktor yang dapat memperkuatnya .

Unit 5: Gotong Royong Merajut Bangsa

Unit ini menekankan pentingnya kerja sama dan kepedulian sosial .

Materi yang dipelajari:

  • Nilai-nilai gotong royong: memahami semangat bekerja sama untuk kepentingan bersama .
  • Penerapan dalam kehidupan: menerapkan sikap tolong-menolong, hidup rukun, dan saling berbagi di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat .

Bahan Ajar PPKn Kelas 4: Unit 1 – Pancasila sebagai Nilai Kehidupan

Unit pertama dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 4 SD Kurikulum Merdeka ini menjadi fondasi penting untuk memahami nilai-nilai dasar bangsa Indonesia . Berikut rangkuman materi yang akan dipelajari.


📖 A. Proses Perumusan Pancasila

Pancasila sebagai dasar negara tidak lahir begitu saja, melainkan melalui proses perumusan yang panjang dan penuh semangat kebersamaan. Peristiwa penting dalam sejarah ini terjadi dalam sidang-sidang BPUPK (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan) .

1. Tokoh dan Gagasan

Tiga tokoh bangsa mengemukakan gagasan tentang dasar negara Indonesia merdeka :

TokohGagasan / Usulan Dasar Negara
Mr. Muhammad Yamin1. Peri Kebangsaan
2. Peri Kemanusiaan
3. Peri Ketuhanan
4. Peri Kerakyatan
5. Kesejahteraan Rakyat 
Prof. Dr. Mr. Soepomo1. Persatuan
2. Kekeluargaan
3. Keseimbangan Lahir dan Batin
4. Musyawarah
5. Keadilan Rakyat 
Ir. Soekarno1. Kebangsaan Indonesia
2. Internasionalisme/Peri Kemanusiaan
3. Mufakat/Demokrasi
4. Kesejahteraan Sosial
5. Ketuhanan Yang Maha Esa 

2. Panitia Sembilan dan Piagam Jakarta

Gagasan dari ketiga tokoh tersebut kemudian dimusyawarahkan. Sebuah panitia kecil yang dikenal dengan nama Panitia Sembilan, dipimpin oleh Ir. Soekarno, dibentuk untuk merumuskan dasar negara . Hasil kerja mereka adalah Piagam Jakarta (Jakarta Charter) yang ditetapkan pada tanggal 22 Juni 1945 .

3. Penetapan Pancasila

Rumusan Pancasila yang kita kenal dan gunakan sampai saat ini mengalami penyempurnaan dari Piagam Jakarta dan akhirnya disahkan serta tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (Pembukaan UUD 1945) pada tanggal 18 Agustus 1945 .


🧭 B. Kedudukan dan Fungsi Pancasila

Pancasila memiliki kedudukan yang sangat penting bagi bangsa Indonesia .

  1. Sebagai Dasar Negara: Pancasila menjadi fondasi dan pedoman utama dalam penyelenggaraan negara. Semua peraturan perundang-undangan tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila .
  2. Sebagai Pandangan Hidup Bangsa: Pancasila menjadi pedoman bagi seluruh rakyat Indonesia dalam menjalani kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat .
  3. Sebagai Kepribadian Bangsa: Pancasila mencerminkan ciri khas, sikap, dan tingkah laku bangsa Indonesia yang membedakannya dengan bangsa lain .

💎 C. Nilai-Nilai Juang dan Penerapannya

Para tokoh pendiri negara memiliki nilai-nilai juang yang patut kita teladani. Mereka mengutamakan kepentingan bangsa dan negara, menghargai perbedaan pendapat, dan menjunjung tinggi persatuan . Beberapa nilai juang tersebut antara lain:

  • Ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa
  • Jiwa dan semangat merdeka
  • Cinta tanah air dan bangsa
  • Semangat persatuan dan kesatuan
  • Rela berkorban tanpa pamrih 

Menerapkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Cara terbaik menghargai jasa para pahlawan adalah dengan meneladani nilai-nilai perjuangan mereka . Berikut beberapa contoh penerapannya :

LingkunganContoh Penerapan Nilai Pancasila
KeluargaTerbiasa berdialog dengan orang tua, menghargai hak anggota keluarga, dan beribadah tepat waktu.
SekolahMenghargai hasil karya teman, tidak memaksakan kehendak, dan berani menegur teman yang berbuat tidak baik.
MasyarakatIkut serta dalam kegiatan gotong royong, mengutamakan musyawarah, dan menolong orang lain yang kesulitan.

❓ Pertanyaan Pemantik

  1. Siapa sajakah tokoh yang mengusulkan rumusan dasar negara dalam sidang BPUPK?
  2. Apa nama hasil rumusan dasar negara yang disepakati oleh Panitia Sembilan?
  3. Mengapa Pancasila disebut sebagai pandangan hidup bangsa?
  4. Sebutkan satu contoh sikap di sekolah yang mencerminkan nilai persatuan!

Semoga bahan ajar ini bermanfaat! Ada unit lain dari PPKn kelas 4 yang ingin kamu pelajari lebih dalam? 😊

Bahan Ajar PPKn Kelas 4: Unit 2 – Konstitusi dan Norma di Masyarakat

Unit kedua dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 4 SD Kurikulum Merdeka ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya aturan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, sekolah, maupun masyarakat .


📖 A. Memahami Norma dan Peraturan

1. Apa Itu Norma?

Norma adalah kaidah atau aturan yang harus dipatuhi oleh setiap manusia dalam menjalankan berbagai aktivitas kehidupannya, baik di keluarga, masyarakat, maupun kehidupan berbangsa dan bernegara .

Perbedaan Norma dan Peraturan:

  • Peraturan memiliki arti yang lebih luas. Peraturan adalah aturan-aturan yang mengatur perilaku atau perbuatan kita. Biasanya tertulis dan bagi yang melanggar ada sanksi/hukuman yang tegas .
  • Norma biasanya tidak tertulis, berasal dari nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat, dan sanksinya bisa berupa rasa malu atau celaan dari lingkungan sekitar .

2. Macam-Macam Norma dalam Masyarakat

Norma yang berlaku di masyarakat dapat dikelompokkan menjadi empat macam :

Jenis NormaSumberContohSanksi Pelanggaran
Norma AgamaKetentuan Tuhan Yang Maha Esa dalam kitab suci Kewajiban beribadah bagi umatnya Dari Tuhan di akhirat (menyesal, berdosa) 
Norma KesusilaanHati nurani manusia Berkata jujur, tidak mencuri Perasaan bersalah, menyesal, malu 
Norma KesopananPergaulan manusia di masyarakat Menghormati orang tua, bertutur kata baik Celaan, cemoohan, atau pengucilan dari masyarakat 
Norma HukumPeraturan tertulis dari badan yang berwenang Tata tertib sekolah, UU Lalu Lintas Tegas dan mengikat (misal: denda, penjara) 

B. Melaksanakan Norma dalam Kehidupan

1. Norma di Lingkungan Keluarga

  • Menjaga kerukunan antar anggota keluarga .
  • Mematuhi aturan yang telah dibuat dan disepakati bersama .
  • Saling menghormati dan menghargai antar sesama anggota keluarga .

2. Norma di Lingkungan Sekolah

  • Masuk kelas tepat waktu .
  • Menggunakan seragam sesuai peraturan yang ditentukan .
  • Mematuhi tata tertib sekolah .
  • Menyapa guru jika berpapasan .
  • Saling menyayangi teman .

⚖️ C. Hak dan Kewajiban

Hak adalah kekuasaan untuk berbuat sesuatu atau menuntut sesuatu yang seharusnya kita dapatkan Kewajiban adalah sesuatu yang harus kita laksanakan . Keduanya memiliki hubungan yang erat: kita akan mendapatkan hak, jika kita telah melaksanakan kewajiban .

1. Hak dan Kewajiban Anak di Rumah

Hak Anak di Rumah: 

  • Mendapatkan makanan, minuman, perlindungan, dan keamanan.
  • Mendapatkan kasih sayang dan perawatan dari orang tua.
  • Mendapatkan ruang untuk berkomunikasi dengan keluarga.

Kewajiban Anak di Rumah: 

  • Membersihkan dan merapikan rumah (misalnya: merapikan kamar, mencuci piring).
  • Membantu orang tua dan bersikap mandiri.
  • Menjalankan aturan keluarga yang berlaku.
  • Belajar dan menyimpan buku/sepatu pada tempatnya.

2. Hak dan Kewajiban Anak di Sekolah

Hak Anak di Sekolah: 

  • Menerima ilmu pengetahuan dan bimbingan dari guru.
  • Bertanya kepada guru jika ada materi yang kurang dimengerti.
  • Memanfaatkan fasilitas sekolah sesuai fungsinya (perpustakaan, ruang kelas, dll).
  • Mendapatkan suasana belajar yang tenang dan aman.

Kewajiban Anak di Sekolah: 

  • Menaati peraturan dan tata tertib sekolah.
  • Hadir tepat waktu dan memakai seragam sesuai ketentuan.
  • Berperilaku sopan dan santun kepada seluruh warga sekolah.
  • Mengikuti seluruh pelajaran dan kegiatan sekolah dengan sungguh-sungguh.
  • Menjaga kebersihan, ketenangan, dan nama baik sekolah.
  • Tidak merusak fasilitas sekolah.

🗣️ D. Musyawarah

Musyawarah adalah cara pengambilan keputusan bersama yang sesuai dengan prinsip demokrasi Pancasila dan merupakan pengamalan nilai-nilai Pancasila, terutama sila ke-4 (Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan) .

Ciri-ciri musyawarah yang baik: 

  • Mengutamakan prinsip hikmat kebijaksanaan.
  • Tidak memaksakan kehendak.
  • Proses penyelenggaraan negara oleh pemerintah harus berdasarkan norma hukum .

❓ Pertanyaan Pemantik

  1. Apa perbedaan utama antara norma dan peraturan?
  2. Sebutkan 4 macam norma yang berlaku di masyarakat!
  3. Sebutkan 3 kewajibanmu sebagai anak di rumah dan 3 kewajibanmu sebagai siswa di sekolah!
  4. Mengapa hak dan kewajiban memiliki hubungan yang tidak terpisahkan?
  5. Mengapa dalam bermusyawarah kita tidak boleh memaksakan kehendak?

Semoga bahan ajar ini bermanfaat! Ada unit lain dari PPKn kelas 4 yang ingin kamu pelajari lebih dalam? 😊

Bahan Ajar PPKn Kelas 4: Unit 2 – Konstitusi dan Norma di Masyarakat

Unit kedua dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 4 SD Kurikulum Merdeka ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya aturan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, sekolah, maupun masyarakat. Materi ini mencakup pengertian norma dan konstitusi, macam-macam norma, hak dan kewajiban, serta pentingnya mematuhi aturan.


📖 A. Memahami Norma dan Konstitusi

1. Apa Itu Norma?

Norma adalah kaidah, aturan, atau pedoman hidup yang mengatur perilaku manusia dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Norma dibuat agar kehidupan bersama menjadi tertib, aman, dan damai.

Ciri-ciri norma:

  • Merupakan aturan yang mengikat
  • Bersumber dari nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat
  • Memiliki sanksi bagi pelanggar
  • Bersifat mengatur perilaku manusia

2. Apa Itu Konstitusi?

Konstitusi adalah keseluruhan peraturan dan ketentuan (hukum dasar) yang mengatur kehidupan bernegara. Di Indonesia, konstitusi tertulis kita adalah Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945).

Perbedaan Norma dan Konstitusi:

  • Norma lebih luas, mencakup aturan tidak tertulis yang hidup di masyarakat
  • Konstitusi adalah aturan tertulis tertinggi yang mengatur negara

📗 B. Macam-Macam Norma dalam Masyarakat

Norma yang berlaku di masyarakat dapat dikelompokkan menjadi 4 macam:

Jenis NormaSumberContohSanksi Pelanggaran
Norma AgamaKetentuan Tuhan Yang Maha Esa dalam kitab suci– Beribadah sesuai agama masing-masing
– Tidak mencuri
– Tidak berbohong
Berdosa, menyesal di akhirat
Norma KesusilaanHati nurani manusia (moral)– Berkata jujur
– Tidak menyakiti orang lain
– Berbuat baik
Rasa bersalah, menyesal, malu
Norma KesopananPergaulan dan adat istiadat masyarakat– Menghormati orang tua dan guru
– Bertutur kata sopan
– Tidak menyela pembicaraan orang
Celaan, cemoohan, pengucilan sosial
Norma HukumPeraturan tertulis dari badan yang berwenang– Tata tertib sekolah
– UU Lalu Lintas
– UU Perlindungan Anak
Tegas dan mengikat (denda, penjara, teguran)

🏡 C. Norma di Lingkungan Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat

1. Norma di Lingkungan Keluarga

Keluarga adalah tempat pertama kita belajar tentang norma. Contoh norma di keluarga:

  • Menghormati dan menyayangi orang tua serta saudara
  • Mengucapkan salam saat masuk dan keluar rumah
  • Meminta izin sebelum pergi ke suatu tempat
  • Membantu pekerjaan rumah tangga
  • Makan bersama dan berbicara dengan sopan
  • Menjaga kerukunan antar anggota keluarga

2. Norma di Lingkungan Sekolah

Di sekolah, kita belajar tentang aturan yang lebih formal. Contoh norma di sekolah:

  • Masuk kelas tepat waktu
  • Memakai seragam sesuai peraturan
  • Menyapa guru dan teman dengan sopan
  • Tidak mencontek saat ulangan
  • Menjaga kebersihan kelas dan lingkungan sekolah
  • Mematuhi tata tertib sekolah
  • Tidak membawa barang terlarang ke sekolah

3. Norma di Lingkungan Masyarakat

Di masyarakat, norma membantu kita hidup rukun dengan tetangga. Contoh norma di masyarakat:

  • Menghormati tetangga yang berbeda suku/agama
  • Berpartisipasi dalam kerja bakti dan gotong royong
  • Tidak membuat keributan di malam hari
  • Menghormati adat istiadat setempat
  • Mematuhi rambu lalu lintas
  • Membuang sampah pada tempatnya

⚖️ D. Hak dan Kewajiban

Hak adalah sesuatu yang seharusnya kita terima atau dapatkan.
Kewajiban adalah sesuatu yang harus kita laksanakan atau tunaikan.

Hubungan Hak dan Kewajiban:

Kita akan mendapatkan hak, jika kita telah melaksanakan kewajiban. Misalnya, kita berhak mendapatkan nilai bagus jika kita sudah belajar dengan sungguh-sungguh (kewajiban).


1. Hak dan Kewajiban Anak di Rumah

Hak Anak di RumahKewajiban Anak di Rumah
Mendapatkan makanan, minuman, dan pakaianMembersihkan dan merapikan kamar sendiri
Mendapatkan kasih sayang dan perlindunganMembantu orang tua (menyapu, mencuci piring)
Mendapatkan ruang untuk berkomunikasiMenjalankan aturan keluarga yang berlaku
Mendapatkan pendidikan dan bimbinganBelajar dengan rajin
Mendapatkan waktu bermainBersikap sopan dan menghormati orang tua
Mendapatkan perhatian saat sakitMenyimpan barang pada tempatnya

2. Hak dan Kewajiban Anak di Sekolah

Hak Anak di SekolahKewajiban Anak di Sekolah
Menerima ilmu pengetahuan dari guruMematuhi tata tertib sekolah
Bertanya jika ada materi yang tidak dimengertiMemakai seragam sesuai ketentuan
Menggunakan fasilitas sekolah (perpustakaan, lapangan)Menjaga kebersihan dan fasilitas sekolah
Mendapatkan suasana belajar yang aman dan tenangHadir di sekolah tepat waktu
Mendapatkan perlakuan adil dari guruMengerjakan tugas yang diberikan guru
Mendapatkan nilai sesuai kemampuanMenghormati guru dan menyayangi teman

🗣️ E. Musyawarah

Musyawarah adalah cara pengambilan keputusan bersama melalui perundingan dan diskusi. Musyawarah merupakan pengamalan nilai-nilai Pancasila, terutama sila ke-4: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan.

Ciri-ciri musyawarah yang baik:

  • Mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi
  • Menghargai pendapat orang lain
  • Tidak memaksakan kehendak
  • Menggunakan akal sehat dan hati nurani
  • Menghasilkan keputusan yang disetujui bersama (mufakat)

Tahapan musyawarah:

  1. Mengajukan masalah yang akan dibahas
  2. Menyampaikan pendapat/usulan
  3. Menanggapi pendapat orang lain
  4. Mencari titik temu (kesepakatan)
  5. Mengambil keputusan bersama
  6. Melaksanakan keputusan dengan tanggung jawab

Contoh musyawarah di sekolah:

  • Memilih ketua kelas
  • Menentukan jadwal piket kelas
  • Merencanakan kegiatan kelas (karyawisata, pentas seni)

❓ F. Pertanyaan Pemantik

  1. Apa perbedaan antara norma agama dan norma hukum?
  2. Sebutkan 3 contoh norma kesopanan yang sering kamu lakukan di sekolah!
  3. Sebutkan 3 hakmu sebagai siswa di sekolah!
  4. Sebutkan 3 kewajibanmu sebagai anak di rumah!
  5. Mengapa kita harus mematuhi aturan yang berlaku?
  6. Apa yang terjadi jika seseorang melanggar norma hukum?
  7. Mengapa dalam bermusyawarah kita tidak boleh memaksakan kehendak?
  8. Berikan contoh musyawarah yang pernah kamu ikuti di sekolah atau di rumah!

💡 Ringkasan

TopikPoin Penting
NormaAturan hidup yang mengatur perilaku manusia agar tertib dan damai
KonstitusiHukum dasar tertulis yang mengatur kehidupan bernegara (UUD 1945)
4 Macam NormaAgama, Kesusilaan, Kesopanan, Hukum
HakSesuatu yang seharusnya kita terima
KewajibanSesuatu yang harus kita laksanakan
MusyawarahPengambilan keputusan bersama, mencerminkan sila ke-4 Pancasila

Semoga bahan ajar ini bermanfaat! Ada unit lain dari PPKn kelas 4 yang ingin kamu pelajari lebih dalam? 😊

BBahan Ajar PPKn Kelas 4: Unit 3 – Membangun Jati Diri dalam Kebhinekaan

Unit ketiga dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 4 SD Kurikulum Merdeka ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran akan keberagaman sebagai kekayaan bangsa Indonesia dan membentuk jati diri yang menghargai perbedaan . Materi ini erat kaitannya dengan semboyan negara Bhinneka Tunggal Ika .


📖 A. Memahami Jati Diri dan Kebhinekaan

Jati diri bangsa Indonesia adalah identitas atau ciri khas yang menjadi semangat dan kepribadian bangsa, yang membedakannya dengan bangsa lain .

Kebhinekaan adalah kondisi masyarakat Indonesia yang beraneka ragam, meliputi banyak hal, seperti :

  • Suku bangsa (lebih dari 1.300 suku)
  • Agama dan kepercayaan
  • Budaya daerah (tarian, rumah adat, pakaian adat, bahasa daerah, lagu daerah)
  • Bahasa daerah
  • Golongan dan status sosial

Indonesia adalah negara kepulauan. Masing-masing pulau dihuni oleh suku bangsa dengan adat dan budaya yang berbeda-beda, sehingga Indonesia menjadi negara yang kaya akan keberagaman .


🦅 B. Semboyan Bhinneka Tunggal Ika

Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyan negara Indonesia yang tertulis pada pita yang dicengkeram kaki burung Garuda Pancasila .

Arti: “Berbeda-beda tetapi tetap satu” .

Asal-usul:

  • Berasal dari bahasa Sansakerta .
  • Diambil dari kitab Sutasoma karangan Mpu Tantular pada zaman Kerajaan Majapahit .
  • Kalimat lengkapnya: “Bhinneka Tunggal Ika, tan hana dharma mangrwa” yang artinya “Meskipun kita berbeda-beda, kita tetap satu jua, tidak ada hukum yang mendua” .

Alasan dijadikan semboyan negara:
Keadaan bangsa Indonesia yang beraneka ragam mirip dengan keadaan masyarakat Kerajaan Majapahit yang hidup rukun meskipun memeluk agama berbeda (Syiwa dan Buddha) .


🌏 C. Contoh Keberagaman Budaya Indonesia

Keberagaman budaya Indonesia dapat dilihat dalam berbagai aspek:

Aspek KeberagamanContoh
Tarian DaerahTari Jaipong (Jawa Barat) menggambarkan pergaulan, Tari Kecak (Bali), Tari Saman (Aceh) 
Rumah AdatRumah Gadang (Sumatera Barat), Joglo (Jawa), Honai (Papua), Tongkonan (Toraja)
Pakaian AdatKebaya/Batik (Jawa), Ulos (Batak), Songket (Melayu)
Bahasa DaerahBahasa Jawa, Sunda, Batak, Bugis, Dayak, dll
AgamaIslam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, Konghucu, dan kepercayaan lokal

🤝 D. Sikap Menghargai Keberagaman

1. Sikap yang Harus Dikembangkan

Bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang kuat jika rakyatnya bersatu, bukan karena sumber daya alam atau persenjataan .

Contoh sikap menghargai keberagaman :

  • Menikmati dan mengapresiasi pertunjukan seni dari suku/budaya lain.
  • Berteman dengan siapa saja tanpa membedakan suku, agama, atau asal daerah.
  • Menghormati teman yang sedang menjalankan ibadah sesuai agamanya.
  • Menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dalam pergaulan sehari-hari.
  • Menghargai perbedaan karakteristik fisik (warna kulit, jenis rambut) maupun non-fisik (kaya/miskin) orang di lingkungan sekitar .
  • Menunjukkan sikap cinta sesama dan cinta lingkungan .

2. Sikap yang Dapat Merusak Kebhinekaan 

Sikap MerusakContoh
Menonjolkan budaya sendiriMerasa budaya sendiri paling baik dan merendahkan budaya lain
Mengejek perbedaanMengejek pakaian adat, logat bahasa, atau tradisi daerah lain
Memusuhi teman berbeda suku/agamaTidak mau berteman atau bergaul dengan mereka yang berbeda latar belakang
Memaksakan kehendakMemaksa orang lain mengikuti keyakinan atau adat kita
Membeda-bedakanMembeda-bedakan perlakuan terhadap teman berdasarkan status sosial atau ekonomi

🇮🇩 E. Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu

Bahasa Indonesia berfungsi sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara. Sebagai bangsa yang beraneka ragam bahasa daerah, bahasa Indonesia menjadi alat komunikasi yang menyatukan seluruh rakyat Indonesia .

Sikap bangga menggunakan bahasa Indonesia :

  • Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam percakapan sehari-hari.
  • Tidak merasa malu menggunakan bahasa Indonesia di tengah pergaulan.
  • Menjaga kelestarian bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa.

📝 F. Rangkuman Materi

TopikPoin Penting
Jati Diri BangsaIdentitas dan kepribadian khas Indonesia yang membedakan dengan bangsa lain
KebhinekaanKeberagaman suku, agama, budaya, bahasa, dan golongan di Indonesia
Bhinneka Tunggal IkaSemboyan negara dari bahasa Sansakerta, artinya “Berbeda-beda tetapi tetap satu” 
Asal-usul SemboyanKitab Sutasoma karya Mpu Tantular (Kerajaan Majapahit) 
Sikap MenghargaiMenikmati seni budaya lain, berteman tanpa membeda-bedakan, menghormati perbedaan 
Sikap MerusakMengejek, memusuhi, memaksakan kehendak, membeda-bedakan 

❓ Pertanyaan Pemantik

  1. Apa arti semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” dan dari mana asalnya? 
  2. Sebutkan 3 contoh keberagaman yang ada di Indonesia!
  3. Mengapa bangsa Indonesia akan menjadi kuat jika rakyatnya bersatu? 
  4. Sebutkan 3 cara menghargai budaya dari suku lain! 
  5. Bagaimana sikapmu jika ada teman yang mengejek tarian dari daerah lain?

Semoga bahan ajar ini bermanfaat! Ada unit lain dari PPKn kelas 4 yang ingin kamu pelajari lebih dalam? 😊

Bahan Ajar PPKn Kelas 4: Unit 4 – Negaraku Indonesia

Unit keempat dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 4 SD Kurikulum Merdeka ini membahas tentang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) . Materi ini sangat penting untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan sebagai bagian dari bangsa Indonesia .


🇮🇩 A. Makna Negara Kesatuan Republik Indonesia

NKRI adalah singkatan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia . Ini adalah nama resmi negara kita.

Makna NKRI:

  • Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik .
  • Wilayahnya terdiri dari ribuan pulau yang terletak di antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia, serta di antara Benua Asia dan Australia .
  • Indonesia disebut negara kepulauan karena wilayahnya terbentuk dari banyak pulau .
  • Masyarakat NKRI memiliki tujuan dasar yang sama, yaitu menjadi bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur .

Dasar Hukum:

Pasal 25A UUD NRI 1945 menyatakan: “Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah sebuah negara kepulauan yang berciri Nusantara dengan wilayah yang batas-batas dan hak-haknya ditetapkan dengan undang-undang” .


📜 B. Sejarah Kemerdekaan Indonesia

Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945 .

Peristiwa Penting:

  • Tempat: Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Jakarta (kediaman Ir. Soekarno) .
  • Pembaca Teks Proklamasi: Ir. Soekarno didampingi Drs. Mohammad Hatta .
  • Pengibaran Bendera: Bendera Merah Putih hasil jahitan Ibu Fatmawati dikibarkan oleh S. Trimurti dan Latief Hendraningrat, dibantu Soehoed .
  • Lagu Kebangsaan: “Indonesia Raya” dikumandangkan pertama kali pada saat itu .

Pesan Penting: Kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah dari bangsa penjajah, tetapi hasil perjuangan bangsa Indonesia sendiri !


🛡️ C. Arti Penting Keutuhan NKRI

Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia sangat penting karena :

  • Menentukan keberhasilan pembangunan nasional.
  • Memungkinkan tercapainya visi dan misi bangsa Indonesia.
  • Menjaga cita-cita bangsa yang tercantum dalam alinea ke-4 Pembukaan UUD 1945 .
  • Perpecahan akan menghambat pembangunan dan merusak kerukunan .

Manfaat Persatuan dan Kesatuan:

  1. Keutuhan dan keamanan tetap terjaga 
  2. Memperkuat jati diri bangsa 
  3. Adanya kemajuan bangsa dalam segala bidang 
  4. Tercipta suasana tentram dan nyaman 

🤝 D. Faktor yang Memperkuat Keutuhan NKRI

Beberapa faktor yang dapat memperkuat keutuhan NKRI antara lain :

FaktorPenjelasan
PancasilaNilai-nilainya berlaku untuk seluruh masyarakat tanpa memandang perbedaan latar belakang 
Bhinneka Tunggal IkaSemboyan “berbeda-beda tetapi tetap satu” menjadi perekat bangsa 
Sumpah PemudaTekad kuat pemuda Indonesia untuk bersatu melawan penjajah 
Semangat Gotong RoyongKerja sama dan saling membantu antar sesama anak bangsa
Bahasa IndonesiaSebagai bahasa persatuan yang menyatukan berbagai suku bangsa 

🏠 E. Contoh Sikap Menjaga Keutuhan NKRI

1. Di Lingkungan Keluarga

  • Saling menyayangi dan menghargai seluruh anggota keluarga 
  • Rela berkorban untuk keperluan anggota keluarga lain 
  • Tidak egois dan mementingkan keinginan pribadi 
  • Mengakui peran masing-masing anggota keluarga 

2. Di Lingkungan Sekolah

  • Menghargai dan menghormati seluruh warga sekolah 
  • Belajar dengan tekun 
  • Menjaga suasana kelas agar tenang selama belajar 
  • Bersama-sama membersihkan lingkungan sekolah 

3. Di Lingkungan Masyarakat

  • Saling menghormati antarsesama anggota masyarakat 
  • Mau terlibat dalam kegiatan di lingkungan 
  • Memecahkan masalah dengan saling bekerja sama 
  • Berteman dengan siapa pun tanpa membeda-bedakan 

4. Di Lingkungan Bernegara

  • Mementingkan negara daripada kepentingan pribadi atau golongan 
  • Mendukung kegiatan pengenalan budaya dan kesenian daerah 
  • Berpartisipasi dalam kegiatan nasional yang bertujuan mengembangkan kebudayaan 
  • Mendukung persaudaraan antarsesama anak bangsa 

⚠️ F. Sikap yang Membahayakan Keutuhan NKRI

Beberapa sikap yang dapat membahayakan keutuhan NKRI antara lain :

Sikap MembahayakanContoh
EgoisHanya mementingkan kepentingan sendiri atau golongan
Membeda-bedakanMemperlakukan orang berbeda berdasarkan suku, agama, atau latar belakang
MenghasutMenyebarkan berita bohong yang dapat memecah belah persatuan
Tidak mau bekerja samaMenolak gotong royong dan kegiatan bersama
Menghina budaya lainMerendahkan adat istiadat atau budaya daerah lain

🗺️ G. Wilayah NKRI

Wilayah NKRI sangat luas dan kaya akan sumber daya alam :

  • Kekayaan alam: minyak bumi, batu bara, emas, timah, hutan hujan tropis, dan berbagai kekayaan alam lainnya .
  • Pulau-pulau besar: Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua, dan ribuan pulau lainnya.

Tanggung jawab pemerintah dalam mengelola kekayaan alam :

  • Mengelola minyak bumi menjadi bahan bakar kendaraan
  • Mengelola kekayaan alam agar memiliki nilai jual untuk diekspor
  • Memanfaatkan hasil pertanian, perkebunan, peternakan, pertambangan untuk masyarakat

📝 H. Rangkuman Materi

TopikPoin Penting
NKRINegara Kesatuan Republik Indonesia; negara kepulauan dengan ribuan pulau
Proklamasi17 Agustus 1945, dibacakan oleh Ir. Soekarno di Jl. Pegangsaan Timur 56
Arti PentingMenentukan keberhasilan pembangunan dan tercapainya cita-cita bangsa
Faktor PenguatPancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Sumpah Pemuda, gotong royong
Cara MenjagaMenghormati perbedaan, bekerja sama, mencintai budaya Indonesia

❓ Pertanyaan Pemantik

  1. Apa kepanjangan dari NKRI dan apa maknanya? 
  2. Mengapa Indonesia disebut negara kepulauan? 
  3. Kapan dan di mana teks proklamasi dibacakan? 
  4. Mengapa keutuhan NKRI sangat penting bagi pembangunan bangsa? 
  5. Sebutkan 3 contoh sikap menjaga persatuan di lingkungan sekolah! 
  6. Apa yang terjadi jika bangsa Indonesia terpecah belah? 

Semoga bahan ajar ini bermanfaat! Ada unit lain dari PPKn kelas 4 yang ingin kamu pelajari lebih dalam? 😊

Bahan Ajar PPKn Kelas 4: Unit 5 – Gotong Royong Merajut Bangsa

Unit kelima dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 4 SD Kurikulum Merdeka ini mengajak siswa untuk memahami dan menerapkan nilai-nilai gotong royong dalam kehidupan sehari-hari. Materi ini merupakan perwujudan dari sila ke-3 Pancasila, yaitu “Persatuan Indonesia” .


🤝 A. Pengertian Gotong Royong

Gotong royong adalah bentuk kerja sama kelompok masyarakat untuk mencapai tujuan bersama yang telah disepakati melalui musyawarah dan mufakat . Istilah ini berasal dari dua kata: “Gotong” yang berarti bekerja bersama-sama, dan “Royong” yang berarti bersama-sama atau serempak .

Ciri-ciri gotong royong:

  • Muncul atas dasar keinsyafan dan kesadaran 
  • Dilakukan dengan semangat kebersamaan dan serentak 
  • Tidak mengutamakan keuntungan pribadi 
  • Dilandasi keikhlasan, kerelaan, toleransi, dan kepercayaan 
  • Bersifat intrinsik (interaksi sosial tanpa imbalan ekonomi) 

Gotong royong telah menjadi ciri khas dan karakter asli bangsa Indonesia yang membedakannya dengan negara lain . Nilai ini mengajarkan kebersamaan dan kerja sama antarwarga masyarakat .


💎 B. Nilai-Nilai dalam Gotong Royong

Kegiatan gotong royong mengandung nilai-nilai luhur yang sangat berguna bagi kehidupan kita :

NilaiPenjelasan
KerukunanHidup rukun dan damai dengan sesama tanpa membeda-bedakan
Saling BerbagiMemberi dan menerima dengan ikhlas, baik materi maupun perhatian 
Tolong-MenolongMembantu sesama yang membutuhkan tanpa pamrih 
KebersamaanBekerja bersama untuk mencapai hasil yang lebih baik 
KekeluargaanMerasa semua orang adalah keluarga besar yang saling peduli

✨ C. Manfaat Gotong Royong

Gotong royong memberikan banyak manfaat bagi kehidupan bersama :

ManfaatPenjelasan
Pekerjaan lebih ringanPekerjaan berat terasa ringan jika dikerjakan bersama 
Pekerjaan cepat selesaiWaktu penyelesaian lebih singkat 
Mempererat persaudaraanMenguatkan rasa kekeluargaan antarwarga 
Menghemat biayaTidak perlu menyewa tenaga atau peralatan
Menumbuhkan kepedulianMeningkatkan rasa tanggung jawab sosial
Memperkuat persatuanMenjaga keutuhan bangsa 

🏡 D. Contoh Gotong Royong dalam Kehidupan

1. Di Lingkungan Keluarga

  • Membersihkan rumah bersama (menyapu, mengepel, merapikan kamar)
  • Membantu orang tua mengerjakan pekerjaan rumah tangga 
  • Mengerjakan tugas/PR bersama dengan kakak atau adik 
  • Saling berbagi cerita dan pengalaman 
  • Meminjamkan buku atau alat tulis kepada saudara 

2. Di Lingkungan Sekolah

  • Membersihkan lingkungan sekolah bersama-sama 
  • Membantu teman yang kesulitan memahami pelajaran 
  • Kerja bakti membersihkan kelas dan halaman sekolah
  • Mengikuti piket kelas secara bergantian
  • Mengumpulkan bantuan untuk korban bencana alam 
  • Membangun tim dalam kegiatan ekstrakurikuler 

3. Di Lingkungan Masyarakat

  • Kerja bakti membersihkan lingkungan
  • Gotong royong membangun fasilitas umum (jalan, jembatan, pos ronda)
  • Membantu tetangga yang tertimpa musibah 
  • Menjaga keamanan lingkungan melalui siskamling
  • Mengadakan acara perayaan hari besar bersama
  • Membantu korban bencana alam melalui penggalangan dana 

⚠️ E. Sikap yang Harus Dihindari

Sikap NegatifPenjelasan
EgoisHanya mementingkan kepentingan pribadi 
MalasTidak mau ikut serta dalam kegiatan bersama
MembedakanPilih-pilih teman berdasarkan suku, agama, atau status sosial
Mengutamakan kelompokMendahulukan kepentingan golongan daripada kepentingan bersama
Gotong royong dalam keburukanBekerja sama untuk hal yang tidak baik 

Ingat! Kita tidak boleh bergotong royong dalam keburukan. Gotong royong hanya untuk kebaikan dan kemaslahatan bersama .


🇮🇩 F. Gotong Royong dan Pancasila

Nilai gotong royong erat kaitannya dengan sila-sila Pancasila:

  • Sila ke-3 (Persatuan Indonesia): Gotong royong memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa .
  • Sila ke-4 (Kerakyatan): Gotong royong dilakukan melalui musyawarah dan mufakat .
  • Sila ke-5 (Keadilan Sosial): Gotong royong mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bersama.

📝 G. Ringkasan Materi

TopikPoin Penting
PengertianKerja sama kelompok untuk mencapai tujuan bersama 
Asal KataGotong (bekerja) + Royong (bersama-sama) 
NilaiKerukunan, saling berbagi, tolong-menolong, kebersamaan 
ManfaatRingan, cepat, erat, hemat, peduli, kuat 
ContohKerja bakti, membantu korban bencana, piket kelas 
PancasilaPengamalan sila ke-3 (Persatuan Indonesia) 

❓ Pertanyaan Pemantik

  1. Apa yang dimaksud dengan gotong royong? 
  2. Sebutkan dua manfaat dari gotong royong! 
  3. Mengapa gotong royong disebut sebagai ciri khas bangsa Indonesia? 
  4. Sebutkan 3 contoh kegiatan gotong royong di lingkungan sekolah!
  5. Bagaimana sikapmu jika ada teman yang kesulitan dalam pelajaran? 
  6. Mengapa kita tidak boleh bergotong royong dalam keburukan? 
  7. Apa hubungan gotong royong dengan sila ke-3 Pancasila? 

📖 Cerita Inspiratif: “Nina, Rafi, dan Yuni”

Untuk memahami gotong royong lebih dalam, bacalah kisah berikut :

Nina, Rafi, dan Yuni sudah bersahabat sejak kelas satu. Setiap hari mereka berangkat ke sekolah bersama. Mereka selalu hidup rukun dengan siapapun, sehingga sangat disukai oleh teman-teman, guru, dan orang tua.

Sebagai sesama teman, mereka selalu saling membantu. Jika ada kesulitan dalam mengerjakan tugas, mereka saling memberitahu cara penyelesaiannya. Mereka juga senang berbagi cerita, mainan, dan buku. Mereka suka tolong-menolong ketika ada teman yang membutuhkan.

Tidak hanya itu, mereka juga sering mengumpulkan bantuan untuk korban bencana alam dan menyerahkannya ke posko penampungan.

Pesan dari cerita: Gotong royong dapat dimulai dari hal-hal kecil di sekitar kita, seperti saling membantu teman di sekolah dan peduli terhadap sesama .


Semoga bahan ajar ini bermanfaat! Ada unit lain dari PPKn kelas 4 yang ingin kamu pelajari lebih dalam? 😊

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *